opencode
Catatan teknis seputar web development, DevOps, dan integrasi AI.
4 artikel
- 01.47tooling
Aturan Deny yang Diam-diam Mati Setelah Upgrade OpenCode V2
Upgrade harness membunuh config permission lama tanpa error. Cara saya menemukan deny yang mati dan membuktikannya dengan aksi nyata.
TL;DR: Setelah upgrade ke V2, saya menemukan masalah dengan frontmatter yang tidak terbaca. Perubahan schema membuat aturan lama tidak berlaku. Sekarang saya harus memeriksa setiap file frontmatter dan melakukan percobaan aksi yang ditarang setelah setiap upgrade.
#opencode#coding-agent#agent-rules - 13.52ai
Mental Mode Enterprise: 119 Baris Aturan Anti-Birokrasi
Commit +119 baris aturan eksekusi di AGENTS.md sempat saya duga jadi birokrasi baru. Ternyata kebalikannya: interview dibatasi, kartu di-scale, iterasi dicap.
TL;DR: Awalnya kirain aturan 119 baris ini cuma nambah ribet buat tugas sepele, ternyata malah bikin kerjaan lebih satset. Kuncinya ada di kartu kerja yang jelas plus verifikasi yang bisa dicek langsung jadi agen nggak ngarang sendiri. Hasilnya revisi nggak muter-muter dan kita bisa ninggalin keyboard dengan tenang.
#ai-agents#workflow#opencode - 23.00ai
Review 3 Skill Coding Agent di Hermes Agent: Claude Code vs OpenCode vs OpenHands
Hermes Agent bisa mendelegasikan pekerjaan koding ke agent CLI eksternal lewat sistem skill-nya. Ada tiga skill coding agent yang paling menonjol:…
TL;DR: Hermes Agent bisa mendelegasikan tugas koding ke tiga agent CLI dengan keunggulan berbeda: claude-code unggul di kontrol biaya dan tool per-run, opencode fleksibel ganti provider per-run, dan openhands menjalankan agent secara otonom di sandbox Docker. Pola amannya konsisten: prompt lengkap dikirim via file, kerja diarahkan ke workdir terpisah. Hermes tetap memverifikasi diff dan melakukan commit sendiri, bukan percaya klaim agent.
#ai-agents#opencode#claude-code - 21.06ai
Model Terbanyak Dipakai Bukan yang Terpintar di Benchmark
Leaderboard pemakaian OpenCode dipimpin model murah terbuka, bukan raja benchmark. Cara baca usage, retention, dan harga sebelum ganti model.
TL;DR: Peringkat satu pemakaian di OpenCode ditempati deepseek-v4-flash, bukan model benchmark terbaik seperti GPT-5.6, karena pemakaian agregat mencerminkan voting dompet: harga, kecepatan, dan retensi pengguna. Sebelum pindah model, cek tiga sinyal: volume plus momentum, retensi mingguan, dan benchmark sebagai filter kualitas minimal. Daftar rekomendasi resmi hanya titik mulai; validasi dengan data pemakaian dan uji kecil di repo sendiri.
#llm#benchmark#deepseek