backward-compatibility
Catatan teknis seputar web development, DevOps, dan integrasi AI.
3 artikel
- 18.02tooling
Pagi Itu, Tool Riset Saya Menelan Obatnya Sendiri
Baris pruned di build pagi mengungkap dua hal: index vektor tanpa pruning menjawab pakai dokumen yang sudah tidak ada, dan format bebas itu kontrak implisit.
TL;DR: Gara-gara rename file dossier lupa update index vektor, query malah ngasih dokumen hantu yang udah nggak ada. Fix-nya cuma 64 baris tapi ada tiga lapis: baca field ringkasan/summary yang toleran, pruning otomatis file hilang, sama selftest yang sengaja dibikin gagal. Intinya index jadi jujur lagi dan nggak percaya sama dokumen yang cuma ada di JSON doang.
#python#embedding#backward-compatibility - 21.20tooling
Preflight sadar versi untuk membuka jalan konfigurasi v3
Preflight v3 perlu jalur validasi sendiri tanpa mengubah validator v2 yang dibekukan.
TL;DR: Preflight v2 sama v3 tuh dipisah biar nggak tabrakan, jadi script sync cuma buat v2 dan script pagesync khusus v3 plus Pages. Validator Pages yang dobel di dua skill dites bareng pake tabel kasus jahat biar hasilnya sama-sama nolak atau nerima. Buat sinkronisasi halaman sekarang ngandelin page id sama verifikasi abis retrieve, bukan marker HTML yang gampang hilang.
#plane#python#testing - 08.56devops
Ganti Enum Tanpa Naikkan Versi Skema, Saya Kena
Checker bertemu status yang nggak ada di enum-nya. Ternyata kosakata status diubah tanpa bump versi skema. Pelajaran soal kontrak data.
TL;DR: File lama ternyata bawa nilai status baru gara-gara ada commit yang ganti kosakata tanpa naikin versi skema. Checker-nya sekarang misahin dua kasus: kalau pembacanya ketinggalan zaman tinggal dikejar, tapi kalau penulisnya nyelip, itu sejarah versi yang dipalsukan. Pelajarannya, ganti enum wajib dianggap ganti skema dan harus bump versi di commit yang sama, kayak aturan Kubernetes.
#python#schema#backward-compatibility