claude-code
Catatan teknis seputar web development, DevOps, dan integrasi AI.
8 artikel
- 15.38ai
Kontrak Sebelas Agen Spesialis: Batasan Alat, Bukan Narasi
Sebelas file .claude/agents bikin saya sadar: yang mengendalikan subagen adalah field tools, model, dan hook, bukan panjang deskripsinya.
TL;DR: Ternyata yang ngatur agen bukan deskripsi panjangnya, tapi field kecil kayak tools, model, dan maxTurns yang membatasi apa yang boleh mereka sentuh. Tiap agen cuma dikasih alat yang memang dia butuh, dan laporannya wajib menyebut konsumennya biar bisa diteruskan. Gerbang kerja diikat ke cek yang bisa dijalankan, bukan cuma obrolan.
#ai-agents#claude-code#coding-agent - 18.02ai
Superpowers untuk Coding Agent: Branching Masuk Akal
Adopsi kerangka superpowers mengubah aturan branching dari ritual penamaan jadi kebutuhan isolasi worktree. Pengalaman menerapkannya pada coding agent.
TL;DR: Superpowers itu framework berbasis skills yang memaksa coding agent jalan terdisiplin: brainstorming, worktree, TDD, sampai code review. Git worktree bikin tiap tugas punya branch dan direktori sendiri, jadi dua sesi bisa paralel tanpa tabrakan. Buat proyek kecil sih lebay, tapi pas agen jalan ratusan langkah sendirian, disiplin ini penyelamat.
#claude-code#superpowers#git-worktree - 13.22ai
26 Baris Aturan Agent yang Saya Hapus dari Dua Repo
Blok no-coding di dua file aturan akhirnya saya cabut. Ternyata aturan di file instruksi agent cuma konteks yang ikut termuat, bukan penjaga yang mengeksekusi.
TL;DR: Gue akhirnya hapus aturan no-coding Hermes di dua repo soalnya ternyata cuma jadi konteks doang, bukan blokir beneran dan bikin file gembung. Aturan gitu gampang kelupaan kalau context penuh, mending enforcement lewat hook sama approval gate. Sekarang tugas kecil gue kerjain langsung, yang ribet baru lempar ke Claude Code jadi lebih sat-set.
#hermes#claude-code#ai-agents - 23.24devops
Plane onboarding satu pintu: logika di pusat, data di tepi
Nyaris menyalin folder skill plane-init ke tiap repo. Ternyata satu pintu lebih sehat: logika di satu repo, config dan template di repo konsumen.
TL;DR: Gue hampir copy-paste skill plane-init ke tiap repo biar mandiri tapi sadar itu bakal jadi mimpi buruk maintenance. Akhirnya skill dibikin terpusat aja, repo lain cuma simpan config ringan dan template. Enak soalnya skill berat tetap murah diload, logic di pusat data di pinggiran.
#plane#self-hosting#claude-code - 14.58ai
Aturan Proses Universal untuk AI Coding Agent
Tiga file aturan proses yang saya paksa agent ikuti: vertical slice, empat tingkat testing dengan database nyata, debugging sistematis.
TL;DR: Gue pernah lihat AI ngoding semua layer sekaligus eh hasilnya nggak ada yang jalan. Terus gue bikin aturan tegas biar kerja per irisan fitur vertikal yang bisa dites langsung. Ditambah testing berlapis dan debugging urut jadi agent nggak asal ngasal lagi.
#ai-agents#testing#debugging - 00.09ai
Versi Sama, Isi Beda: Rebase Skill Claude Code yang Drift
File skill lokal dan upstream sama-sama tertulis 2.2.1, tapi isinya sudah berbeda jauh. Pelajaran cara me-rebase skill tanpa mewarisi drift.
TL;DR: Dugaan saya salah banget: versi sama di frontmatter ternyata nggak jamin isinya sama, salinan lokal SKILL.md udah ditulis ulang sampai doktrin keamanannya kebalik. Jadi filenya direbase biar identik sama upstream, terus semua aturan lokal dipindah ke references dan script wrapper. Pelajarannya, jangan percaya angka versi, selalu byte-compare, dan taruh tambahan di lapisan atas.
#claude-code#hermes-agent#agent-skills - 00.10ai
Rem biaya Claude Code ternyata bukan di limit turn
Kupikir --max-turns cukup buat nahan biaya delegasi. Ternyata flag itu cuma ngitung putaran; yang benar-benar nahan dolar adalah --max-budget-usd.
TL;DR: Penulis ngira --max-turns bisa nahan biaya Claude Code, ternyata cuma nahan jumlah putaran, bukan uang. Tesnya, tugas selesai di satu turn senilai 0.045 dolar tanpa nyentuh cap dua, sedangkan --max-budget-usd beneran menghentikan proses begitu biaya lewat batas. Jadi buat nahan tagihan, pasang cap dalam dolar, limit turn cukup buat nahan loop muter-muter.
#claude-code#cli#llm - 23.00ai
Review 3 Skill Coding Agent di Hermes Agent: Claude Code vs OpenCode vs OpenHands
Hermes Agent bisa mendelegasikan pekerjaan koding ke agent CLI eksternal lewat sistem skill-nya. Ada tiga skill coding agent yang paling menonjol:…
TL;DR: Hermes Agent bisa mendelegasikan tugas koding ke tiga agent CLI dengan keunggulan berbeda: claude-code unggul di kontrol biaya dan tool per-run, opencode fleksibel ganti provider per-run, dan openhands menjalankan agent secara otonom di sandbox Docker. Pola amannya konsisten: prompt lengkap dikirim via file, kerja diarahkan ke workdir terpisah. Hermes tetap memverifikasi diff dan melakukan commit sendiri, bukan percaya klaim agent.
#ai-agents#opencode#claude-code