memory
Catatan teknis seputar web development, DevOps, dan integrasi AI.
3 artikel
- 16.57ai
Memory Agent Saya Disintesis Sekali Seminggu, Bukan Tiap Chat
Cron mingguan no-agent membaca digest pesan tujuh hari lalu mengusulkan kandidat pembaruan memory: kandidat dulu, ratifikasi kemudian, tanpa auto-write.
TL;DR: Sistem memory kebanyakan cuma bisa nambah, entri usang tak pernah ditandai—OpenAI sendiri mengakuinya. Penulis membangun skrip sintesis mingguan berbasis cron yang membaca riwayat chat, lalu menghasilkan laporan kandidat: entri baru, kontradiksi, dan yang tak perlu dicatat. Masih report-only dengan ratifikasi manual, karena auto-write dinilai jebakan selama tingkat salahnya belum nol.
#ai-agents#memory#cron - 12.18ai
Mencuri Pola L0 OpenViking untuk Knowledge Base Saya
Query KB cuma keluar path plus skor? Saya curi pola ringkasan L0 OpenViking: satu kalimat per dossier, tanpa instalasi baru.
TL;DR: Setiap query ke knowledge base dulu cuma mengeluarkan path dan skor, jadi saya terpaksa membuka satu per satu dossier untuk menilai relevansi. Dari OpenViking saya curi polanya tanpa memasangnya: 40 baris Python yang menambahkan ringkasan satu kalimat wajib di tiap dossier dan menampilkannya di hasil query. Sekarang saya bisa langsung memutuskan buka atau tidak tanpa membuka file penuh.
#ai-agents#embedding#python - 11.49ai
ChatGPT Masih Ingat Obrolan Lama? Ini Cara Kerjanya
Memory ChatGPT bukan rangkuman semua sesi secara real-time. Saya bongkar mekanisme sebenarnya: sintesis berkala, injeksi system prompt, dan risiko privasinya.
TL;DR: Memori ChatGPT ternyata bukan pencarian real-time atas seluruh riwayat chat, melainkan profil sintesis yang diperbarui berkala lalu disuntikkan ke system prompt tiap sesi baru. Konsekuensinya, hapus satu obrolan belum cukup; wawasan yang terserap harus dibersihkan dari semua sumbernya. Pola serupa bisa diterapkan sendiri lewat proyek open source seperti Letta atau Mem0.
#chatgpt#memory#privacy