5 Editor Kode Terbaik yang Sudah Mengusung Konsep Agentic AI (2025)
-
Penulis : adityo
- Tanggal :
- Tag : Agentic AI
Dunia pengembangan perangkat lunak sedang memasuki era baru: Agentic AI, yaitu kecerdasan buatan yang tak sekadar memberi saran, tapi benar-benar bertindak layaknya agen — mampu memahami konteks proyek, menulis, memperbaiki, dan bahkan menjalankan kode secara mandiri.
Berikut lima editor kode terbaik yang sudah mengadopsi pendekatan agentic AI untuk membantu developer bekerja lebih cepat, cerdas, dan produktif.
1. Zed – Editor Super Cepat dengan Agen Cerdas Terintegrasi
Zed adalah editor berbasis Rust dengan performa luar biasa cepat dan kolaborasi real-time. Zed membawa konsep “agentic editing”, di mana AI tidak hanya melengkapi kode, tetapi juga memahami seluruh konteks proyek.
- Performa super cepat dengan Rust
- Kolaborasi real-time
- AI reasoning lintas file
- Desain ringan dan minimalis
2. Cursor – Pengalaman Coding Layaknya Berbicara dengan Agen AI
Cursor dirancang khusus untuk developer yang menginginkan AI reasoning lintas repositori. Kamu bisa memerintah agen AI secara langsung, misalnya “buat test untuk auth service” dan ia akan menulisnya otomatis.
- Reasoning lintas file & repo
- Chat-based AI Assistant
- Dukungan multi-model (OpenAI, Claude, Ollama)
3. Windsurf – IDE Agentic dari Tim Codeium
Windsurf dikembangkan oleh tim Codeium dengan konsep Agentic IDE — menggabungkan kecerdasan AI dan kemampuan IDE profesional.
- Terintegrasi dengan Codeium AI Engine
- Reasoning kontekstual seluruh proyek
- Rekomendasi perbaikan kode otomatis
4. GitHub Copilot – Pondasi Awal Agentic AI di VS Code
GitHub Copilot kini berevolusi dari autocomplete menjadi coding agent yang mampu menjalankan perintah kompleks, menulis test, dan memahami konteks project.
- Integrasi langsung dengan VS Code
- Mampu memahami commit history
- Didukung ekosistem AI Microsoft
5. Aider – Agen AI untuk Developer Terminal dan Git User
Aider adalah tool open-source berbasis CLI yang memanfaatkan AI untuk mengedit banyak file sekaligus dan berintegrasi langsung dengan Git. Sangat cocok untuk DevOps engineer atau sysadmin.
- Bekerja langsung dari command line
- Terintegrasi dengan Git
- Open-source dan ringan
Kesimpulan
- Zed — Text Editor
Integrasi AI: Native Agentic
Kelebihan: Cepat, ringan, dan mendukung kolaborasi real-time. - Cursor — AI Editor
Integrasi AI: Multi-model reasoning
Kelebihan: Chat-based assistant dengan kemampuan reasoning lintas repositori. - Windsurf — IDE
Integrasi AI: Codeium AI Engine
Kelebihan: Reasoning kontekstual dan siap untuk lingkungan enterprise. - GitHub Copilot — Plugin / Extension
Integrasi AI: Copilot Agent
Kelebihan: Integrasi luas dengan VS Code dan kemudahan penggunaan. - Aider — CLI Tool
Integrasi AI: OpenAI / Claude
Kelebihan: Ringan, open-source, dan terintegrasi langsung dengan Git.
Untuk pengalaman coding dengan AI yang benar-benar terasa cerdas,
Cursor dan Zed menjadi pilihan utama.
Bagi pengguna IDE profesional, Windsurf layak dicoba.
Sedangkan Aider cocok bagi developer terminal dan DevOps engineer.
Baca Juga Ini :
Apa itu Ollama? Ollama adalah aplikasi open source yang memungkinkan …
Adityo GW
Saat ini saya bekerja sebagai freelance dan terlibat beberapa projek website serta pemeliharaan server.